Langsung ke konten utama

Seorang personel TNI menendang salah satu Aremania saat Tragedi Kanjuruhan

  Sumber foto Detikcom Malang - Video seorang personel TNI menendang salah satu Aremania saat Tragedi Kanjuruhan viral di media sosial. Aksi ini mendapat sorotan dari berbagai pihak. Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman pun buka suara. Dudung mengatakan, personel yang melakukan tindakan kekerasan lebih sedikit dibanding yang berupaya membantu korban. "Justru lebih banyak yang menolong dan mengevakuasi (Korban tragedi Kanjuruhan) sampai ke RS itu rata-rata anggota kami," ujarnya kepada wartawan usai menjenguk korban Tragedi Kanjuruhan di RSSA Malang, Kamis (6/10/2022). Menurutnya, beberapa personel TNI yang melakukan tindakan kekerasan saat tragedi Kanjuruhan disebabkan karena terpancing emosi. Pihaknya juga telah melakukan penyelidikan terkait hal itu. Dudung juga menyampaikan, akan memberikan penghargaan kepada anggota TNI Batalion Zipur V yang telah membantu memberikan pertolongan korban saat tragedi Kanjuruhan. "Kami akan memberikan pengha...

Presiden akan sampaikan langsung santunan korban Tragedi Stadion Kanjuruhan

 

Sumber foto ANTARA

Malang - Presiden akan sampaikan langsung santunan korban Tragedi Kanjuruhan. Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menyampaikan langsung santunan untuk keluarga korban jiwa dari tragedi mematikan yang terjadi selepas pertandingan sepak bola di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10) malam.


Menurut Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD penyampaian santunan oleh Presiden itu rencananya akan dilangsungkan pekan ini.


"Insya Allah dalam waktu dua hari ke depan Presiden akan mampir, akan menyerahkan sendiri bantuan sosial itu sebagai bentuk simpati dan empati serta perhatian pemerintah yang mewakili negara kepada korban," kata Mahfud kepada awak media di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa, seusai bertemu Presiden Jokowi.

"Mungkin hari Kamis (6/10) lah akan dikoordinasikan," ujarnya menambahkan.


Santunan tersebut akan diberikan Presiden kepada keluarga korban masing-masing senilai Rp50 juta untuk setiap korban.


Mahfud mengatakan hingga Selasa ini Tragedi Kanjuruhan masih terkonfirmasi menelan sedikitnya 125 korban jiwa.


"Akan diserahkan sendiri oleh Presiden di Jawa Timur lah, mungkin di Malang, mungkin di Surabaya, sedang dipersiapkan teknisnya," katanya.

Sementara itu untuk korban luka, sebagaimana disepakati pemerintah Mahfud menyatakan negara melalui Kementerian Kesehatan maupun pemerintah daerah akan menanggung biaya perawatan dan pengobatan.


Pemerintah juga telah membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) untuk mengusut Tragedi Kanjuruhan yang bakal diberi payung hukum melalui Keputusan Presiden (Keppres) yang menurut Mahfud akan diterbitkan Presiden Jokowi pada Selasa ini.


TGIPF diketuai oleh Menkopolhukam didampingi Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali selaku Wakil Ketua serta berisikan secara keseluruhan 13 orang perwakilan berbagai kalangan baik itu akademisi maupun pegiat pemerhati sepak bola.


PSSI pada Senin (3/10) mengumumkan langkah lebih lanjut menunda Liga 1 sampai batas waktu yang tidak ditentukan, sedangkan Liga 2 ditangguhkan selama dua pekan sejak diumumkan.

Editor: Snowy Ramadhani

Sumber: ANTARA

Komentar