Langsung ke konten utama

Seorang personel TNI menendang salah satu Aremania saat Tragedi Kanjuruhan

  Sumber foto Detikcom Malang - Video seorang personel TNI menendang salah satu Aremania saat Tragedi Kanjuruhan viral di media sosial. Aksi ini mendapat sorotan dari berbagai pihak. Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman pun buka suara. Dudung mengatakan, personel yang melakukan tindakan kekerasan lebih sedikit dibanding yang berupaya membantu korban. "Justru lebih banyak yang menolong dan mengevakuasi (Korban tragedi Kanjuruhan) sampai ke RS itu rata-rata anggota kami," ujarnya kepada wartawan usai menjenguk korban Tragedi Kanjuruhan di RSSA Malang, Kamis (6/10/2022). Menurutnya, beberapa personel TNI yang melakukan tindakan kekerasan saat tragedi Kanjuruhan disebabkan karena terpancing emosi. Pihaknya juga telah melakukan penyelidikan terkait hal itu. Dudung juga menyampaikan, akan memberikan penghargaan kepada anggota TNI Batalion Zipur V yang telah membantu memberikan pertolongan korban saat tragedi Kanjuruhan. "Kami akan memberikan pengha...

Bocah SD Tewas Tenggelam Di Bojonegoro

Bojonegoro - Seorang Bocah SD Tewas Tenggelam di Sungai Gandong Bojonegoro.

Berniat ingin bermain di Sungai Gandong, dua bocah Bojonegoro malah tercebur. Salah satunya ditemukan dalam keadaan tak bernyawa setelah dilakukan pencarian oleh warga sekitar.

Korban tewas adalah Anugrah Dwi (9). Saat itu korban bersama teman satu kampungnya Sidad Alhukmah (10) hendak bermain perahu mainan.


Kedua pelajar yang masih SD tersebut langsung menuju aliran sungai Gandong yang tak jauh dari rumahnya. Tiba di bibir sungai, Anugrah langsung melepas pakaian dan hanya memakai celana dalam. Sedangkan temannya Sidad masih belum melepas bajunya.

Lalu bocah bocah itu berjalan beriringan di pinggir sungai, tak berselang lama korban yang berjalan di belakang temannya itu mendadak terpeleset ke dalam sungai Gandong. Korban yang tercebur berusaha meraih kaki temannya untuk minta bantuan pegangan dan akhirnya ditolong dengan mengulurkan tangan.


Namun karena temannya Sidad Alhukmah tak kuat menahan pegangan temannya, keduanya akhirnya tercebur ke sungai. Karena tak bisa menolong temannya, Sidad lalu bergegas naik ke pinggir sungai dan mencari pertolongan dan bertemu dengan salah satu warga.


"Hendak bermain perahu mainan awalnya. Namun salah satu dari kedua bocah itu jatuh ke sungai terus dibantu pegangan temannya. tapi tidak mampu menahan pegangan lalu temannya ikut kecebur tapi berhasil naik lagi," jelas Kapolsek Sumberejo Iptu Fakhur Rohman, Selasa ( 4/10/2022).

Namun setelah dilakukan pencarian ke dalam sungai, korban tidak ditemukan. Lalu mereka memanggil warga lain untuk bersama sama mencari korban dan akhirnya korbvan ditemukan dalam keadaan meninggal.


Korban meninggal langsung dibawa ke rumah duka untuk dilakukan visum oleh pihak petugas kesehatan dan polisi sebelum dimakamkan oleh pihak keluarga.


Isak tangis keluarga korban juga pecah saat melihat korban terbujur kaku di dalam rumah saat proses visum.

Editor: Owi CH

Komentar