Langsung ke konten utama

Seorang personel TNI menendang salah satu Aremania saat Tragedi Kanjuruhan

  Sumber foto Detikcom Malang - Video seorang personel TNI menendang salah satu Aremania saat Tragedi Kanjuruhan viral di media sosial. Aksi ini mendapat sorotan dari berbagai pihak. Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman pun buka suara. Dudung mengatakan, personel yang melakukan tindakan kekerasan lebih sedikit dibanding yang berupaya membantu korban. "Justru lebih banyak yang menolong dan mengevakuasi (Korban tragedi Kanjuruhan) sampai ke RS itu rata-rata anggota kami," ujarnya kepada wartawan usai menjenguk korban Tragedi Kanjuruhan di RSSA Malang, Kamis (6/10/2022). Menurutnya, beberapa personel TNI yang melakukan tindakan kekerasan saat tragedi Kanjuruhan disebabkan karena terpancing emosi. Pihaknya juga telah melakukan penyelidikan terkait hal itu. Dudung juga menyampaikan, akan memberikan penghargaan kepada anggota TNI Batalion Zipur V yang telah membantu memberikan pertolongan korban saat tragedi Kanjuruhan. "Kami akan memberikan pengha...

September ZTE Resmi Meluncurkan Smartphone

 


(Pakisaji Kab Malang) - Perusahaan telekomunikasi ZTE berencana meluncurkan ponsel pintar pertama mereka, setelah beberapa tahun absen, di Indonesia pada bulan September mendatang.

Kami akan luncurkan ponsel yang terbaru," kata Presiden Direktur ZTE Indonesia, Richard Liang Weiqi, saat konferensi pers di Jakarta, Kamis.


Keinginan mereka untuk hadir kembali di pasar ponsel Indonesia didasari perangkat tersebut banyak digunakan masyarakat, terutama ketika pandemi melanda. Perangkat digital seperti ponsel dan tablet diandalkan untuk membantu bekerja dan bersekolah dari jarak jauh.


"Ini waktu yang tepat untuk kembali ke bisnis ponsel di Indonesia," kata Weiqi.


ZTE terkenal sebagai operator telekomunikasi dan penyedia solusi teknologi telekomunikasi. Mereka meramaikan pasar ponsel Indonesia sekira tahun 2000an, namun, beberapa tahun belakangan perangkat keluaran mereka sudah tidak hadir lagi di Indonesia.


Ponsel pintar keluaran ZTE, antara lain Nubia, Blade dan Axon masih beredar di negara lain.


ZTE menggandeng Erajaya sebagai distributor resmi ponsel mereka di Indonesia. Sayangnya, mereka belum mau membocorkan model ponsel apa yang akan diluncurkan di Indonesia pada September nanti.


Chief Merchandise and Planning Erajaya Digital, Herman Wong, dalam acara yang sama menyatakan setidaknya ada tiga sampai enam model ponsel ZTE yang akan masuk ke Indonesia untuk tahun ini.


Diperkirakan pada awal tahun depan, portofolio ponsel ZTE di Indonesia akan lengkap.


"Kami tentu berharap semua tipe akan masuk. Tentu secara bertahap," kata Herman.


ZTE meluncurkan seri Blade V40 saat gelaran teknologi MWC di Barcelona, Spanyol, Maret tahun ini.

Editor: Owi CH

Komentar

Posting Komentar

Berkomentar lah dengan bijak dan sopan