Langsung ke konten utama

Seorang personel TNI menendang salah satu Aremania saat Tragedi Kanjuruhan

  Sumber foto Detikcom Malang - Video seorang personel TNI menendang salah satu Aremania saat Tragedi Kanjuruhan viral di media sosial. Aksi ini mendapat sorotan dari berbagai pihak. Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman pun buka suara. Dudung mengatakan, personel yang melakukan tindakan kekerasan lebih sedikit dibanding yang berupaya membantu korban. "Justru lebih banyak yang menolong dan mengevakuasi (Korban tragedi Kanjuruhan) sampai ke RS itu rata-rata anggota kami," ujarnya kepada wartawan usai menjenguk korban Tragedi Kanjuruhan di RSSA Malang, Kamis (6/10/2022). Menurutnya, beberapa personel TNI yang melakukan tindakan kekerasan saat tragedi Kanjuruhan disebabkan karena terpancing emosi. Pihaknya juga telah melakukan penyelidikan terkait hal itu. Dudung juga menyampaikan, akan memberikan penghargaan kepada anggota TNI Batalion Zipur V yang telah membantu memberikan pertolongan korban saat tragedi Kanjuruhan. "Kami akan memberikan pengha...

Nikita Mirzani Di Tangkap Polisi?, Ini Penjelasannya

 


(JAKARTA, MALANGNET) - Nikita Mirzani ditangkap polisi saat dirinya sedang berada di pusat perbelanjaan Jakarta Pusat, Kamis (21/7/2022). Nikita Mirzani dijemput paksa karena dianggap tidak kooperatif pada panggilan polisi sebelumnya.

Alasan Nikita Mirzani ditangkap karena kasus pencemaran nama baik. Simak informasi selengkapnya berikut ini tentang kasus Nikita Mirzani.

Kronologi Nikita Mirzani Ditangkap Polisi

Artis Nikita Mirzani ditangkap polisi pada Kamis (21/7/2022) sekitar pukul 14.50 WIB di Senayan, Jakarta Pusat. Saat itu, Nikita sedang berada di mal bersama anak dan asistennya.

Secara kebetulan, pengacara Ramdan Alamsyah juga berada di tempat yang sama. Kemudian, Ramdan merekam kejadian penangkapan Nikita.


"Gue lagi nunggu parkir depan Sency, terus gue denger, 'Bang... Bang, itu si Nikita ditangkep'. Gue videoinlah," kata Ramdan Kamis (21/7/2022).


Dilansir dari video Instagram Ramdan Alamsyah @ramdanalamsyah.id, terlihat Nikita ditangkap oleh beberapa polisi dan dibawa ke mobil hitam. 


Ramdan mengirimkan video itu ke pengacara Nikita, Fahmi Bachmid. Fahmi juga telah mengonfirmasi penangkapan Nikita Mirzani ke polisi.


"Gue kirimlah ke pengacaranya, Fahmi Bachmid. Katanya, 'Iya Bro (ditangkap)'. Ya semoga cepat selesailah urusannya," kata Ramdan.

Nikita Mirzani Ditangkap Polisi di Depan Anak

Pada video penangkapan Nikita Mirzani yang direkam pengacara Ramdan Alamsyah, terlihat anak bungsu Nikita menangis saat ibunya ditangkap. Anaknya yang masih kecil itu memegang tangan si ibu sembari ditenangkan orang dekat Nikita Mirzani.


Polisi menyebutkan polwan telah mendampingi anak Nikita Mirzani. Pengasuh anak Nikita Mirzani juga ikut menemani.


"Juga ada kami melihat ada pendampingan dari Polwan dan babysitter yang dipekerjakan Saudara NM," sebut Shinto.

Status Penahanan Ditentukan Pasca 24 Jam Penangkapan

Polda Banten menjelaskan penangkapan artis Nikita Mirzani. Penahanan Nikita Mirzani akan ditentukan setelah 24 jam pemeriksaan.


"Sesuai hukum acara pidana, masa penangkapan berlangsung 24 jam," kata Kabid Humas Polda Banten Kombes Shinto Silitonga dalam jumpa pers.


Shinto belum menanggapi soal kemungkinan Nikita Mirzani ditahan. Menurutnya, masih terlalu dini untuk bicara soal penahanan.


"Masih terlalu dini kalau malam ini kami sampaikan ditahan-tidaknya NM," imbuhnya.


Penjelasan Polisi Alasan Nikita Ditangkap: Tidak Kooperatif

Kabid Humas Polda Banten Kombes Shinto Silitonga menjelaskan alasan Nikita ditangkap. Wanita tersebut ditangkap Polresta Serang Kota karena dinilai tidak kooperatif.


Penangkapan Nikita Mirzani dipimpin langsung Kasat Reskrim Polresta Serang Kota AKP David Adhi Kusuma dengan membawas 3 persone polwan.


"(Penangkapan) dilaksanakan secara persuasif dengan terlebih dahulu menunjukkan identitas penyidik dan surat perintah penangkapan terhadap tersangka NM," jelas Shinto, Jumat (22/7/2022).


Penyidik telah mengirimkan surat panggilan kepada Nikita, Senin (20/6/2022) dan penjadwalan ulang pemeriksaan pada Rabu (6/7/2022). Namun, dua panggilan pemeriksaan itu tidak dipenuhi oleh Nikita Mirzani.


"Pertimbangan penangkapan terhadap tersangka NM tentu saja pada sikap NM yang cenderung tidak kooperatif selama penyidikan meski penyidik sudah beberapa kali menyampaikan himbauan agar tersangka kooperatif selama proses penyidikan berlangsung," kata Shinto.

Polisi Pastikan Penuhi Hak Nikita Mirzani Saat Penyelidikan

Shinto menyebutkan pihaknya akan profesional dalam penyelidikan kasus Nikita Mirzani. Penyidik juga akan memenuhi hak-hak Nikita Mirzani sebagai tersangka.


"Pasca upaya paksa terhadap tersangka NM hari ini, penyidik berkewajiban memenuhi hak-hak tersangka untuk dimintai keterangan dengan pendampingan penasehat hukum yang ditunjuk oleh tersangka NM dan melanjutkan penyidikan perkara tersebut secara profesional dan prosedural hingga dapat memberikan kepastian hukum," terang Shinto.


Keadaan Anak Nikita Mirzani: Baik-baik Saja

Asisten Nikita, Mail Syahputra, dan manajer Nikita, Dea, datang ke Polres Serang Kota, Kamis (21/7/2022) malam pukul 20.01 WIB. Mereka mengungkapkan kondisi anak Nikita Mirzani.


"Lagi main game di dalam," ungkap keduanya, Kamis (21/7/2022).


Mail mengatakan anak Nikita Mirzani bertanya-tanya terkait alasan ibunya ditangkap. Menurutnya, kondisi anak Nikita Mirzani baik-baik saja untuk saat ini.


"Sehat-sehat aja. Cuman kaget aja, nggak kenapa-kenapa juga. Paling tadi kayak nanya kenapa," ucapnya


Nikita Mirzani Ditangkap Polisi, Ini Kondisinya

Fitri Salhuteru selaku kerabat dekat Nikita Mirzani mengungkapkan kondisi Nikita setelah ditangkap polisi. Ia menyebut Nikita bersikap santai.


"Kondisi Nikita nggak apa-apa seperti yang kalian tau lah dia mah santai banget," ujar Fitri kepada wartawan di lokasi, Jumat (22/7/2022) dini hari.

Editor: Snowy Ramadhani 

Komentar