Sumber foto Detikcom Malang - Video seorang personel TNI menendang salah satu Aremania saat Tragedi Kanjuruhan viral di media sosial. Aksi ini mendapat sorotan dari berbagai pihak. Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman pun buka suara. Dudung mengatakan, personel yang melakukan tindakan kekerasan lebih sedikit dibanding yang berupaya membantu korban. "Justru lebih banyak yang menolong dan mengevakuasi (Korban tragedi Kanjuruhan) sampai ke RS itu rata-rata anggota kami," ujarnya kepada wartawan usai menjenguk korban Tragedi Kanjuruhan di RSSA Malang, Kamis (6/10/2022). Menurutnya, beberapa personel TNI yang melakukan tindakan kekerasan saat tragedi Kanjuruhan disebabkan karena terpancing emosi. Pihaknya juga telah melakukan penyelidikan terkait hal itu. Dudung juga menyampaikan, akan memberikan penghargaan kepada anggota TNI Batalion Zipur V yang telah membantu memberikan pertolongan korban saat tragedi Kanjuruhan. "Kami akan memberikan pengha...
(PORTAL SURABAYA, MALANGNET) - Tim putra Indonesia kurang beruntung, kalah oleh Filipina 10-14 dalam pertandingan bola basket kursi roda ASEAN Para Games (APG) XI 2022 yang digelar di GOR Sritex Arena Solo, Jawa Tengah, Sabtu.
Tim bola basket Indonesia yang diperkuat Kasep Ayotulloh, I Komang Suparta, Ivo Shadan dengan dua pemain cadangan Danu Kuswantoro dan Denih pada menit-menit awal bermain luar biasa. Basket kursi roda berlangsung 10 menit dengan tiga pemain.
Tim Indonesia lebih dahulu meraih poin dari lemparan bola Ayotulloh. Bahkan, Indonesia sempat unggul 2-0 atas Filipina dan kedua tim saling menyerang hingga enam menit skor menjadi 5-4 untuk tuan rumah.
Namun, Tim bola basket Indonesia disamakan skornya menjadi 7-7 hingga waktu tersisa sekitar menit menit. Permainan masih berlangsung sama kuat hingga 9-9.
Namun, Indonesia harus mengakui keunggulan Filipina yang mampu mengubah kedudukan akhir menjadi 10-14 untuk Filipina.
Laga perdana tim basket putra Indonesia melawan Filipina itu juga disaksikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali di GOR Sritex Arena Solo. Menpora memberikan suport kepada para atlet agar tetap semangat untuk Indonesia.
Menpora mengatakan Tim basket putra Indonesia sudah tampil bagus, tetapi keberuntungan juga salah satu faktor penentu. Mereka dinilai sudah berusaha dan bermain seimbang melawan Filipina.
Tim Indonesia butuh lebih sabar lagi dan dan tenang. Kami berharap permainan selanjutnya bisa recovery agar lebih pulih kembali," kata Menpora.
Pelatih Bola Basket kursi roda putra Indonesia Fajar Brillianto mengatakan, atlet bola basket kursi roda Indonesia sudah tampil luar biasa melawan Filipina. Pada menit-menit awal mereka tampil bagus tetapi pada menit-menit akhir mereka kehilangan konsentrasi sehingga lawan permainan bisa berkembang.
" Indonesia menit-menit akhir kehilangan fokus tetapi permainan lawan Filipina sebenarnya cukup imbang. Kami masih perlu mental bertanding dan demam panggung tam;il games pertama," katanya.
Editor: Tim Malangnet Portal Surabaya
Sumber: AtaraNews

Komentar
Posting Komentar
Berkomentar lah dengan bijak dan sopan