Langsung ke konten utama

Seorang personel TNI menendang salah satu Aremania saat Tragedi Kanjuruhan

  Sumber foto Detikcom Malang - Video seorang personel TNI menendang salah satu Aremania saat Tragedi Kanjuruhan viral di media sosial. Aksi ini mendapat sorotan dari berbagai pihak. Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman pun buka suara. Dudung mengatakan, personel yang melakukan tindakan kekerasan lebih sedikit dibanding yang berupaya membantu korban. "Justru lebih banyak yang menolong dan mengevakuasi (Korban tragedi Kanjuruhan) sampai ke RS itu rata-rata anggota kami," ujarnya kepada wartawan usai menjenguk korban Tragedi Kanjuruhan di RSSA Malang, Kamis (6/10/2022). Menurutnya, beberapa personel TNI yang melakukan tindakan kekerasan saat tragedi Kanjuruhan disebabkan karena terpancing emosi. Pihaknya juga telah melakukan penyelidikan terkait hal itu. Dudung juga menyampaikan, akan memberikan penghargaan kepada anggota TNI Batalion Zipur V yang telah membantu memberikan pertolongan korban saat tragedi Kanjuruhan. "Kami akan memberikan pengha...

PT Pegadaian dan Klinik Pratama Pegadaian Permata menggelar khitan massal di Masjid Al Jannah Cipinang


(JAKARTA, MALANGNET) - Bertepatan dengan Tahun Baru Islam, PT Pegadaian dan Klinik Pratama Pegadaian Permata menggelar khitan massal di Masjid Al Jannah Cipinang, Sabtu (30/7). Dalam kegiatan bertema 'Senyuman Manis' atau Semarak Nyunat Massal, masyarakat juga dapat melakukan konsultasi kesehatan gratis.
Direktur Jaringan, Operasi dan Penjualan PT Pegadaian Eka Pebriansyah menyampaikan melalui kegiatan ini, Pegadaian memberikan bantuan dalam bidang kesehatan dan kemudahan akses kesehatan kepada masyarakat sekitar. Di samping itu, kegiatan ini dilakukan guna meningkatkan angka kesehatan di Indonesia.

"Melalui acara ini kami ingin membuktikan bahwa Pegadaian konsisten menjalankan komitmennya untuk peduli terhadap kesehatan masyarakat, yang disalurkan melalui program-program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pegadaian," jelas Eka dalam keterangan tertulis, Sabtu (30/7/2022).
Lebih lanjut, Eka menjelaskan kegiatan sunat massal juga menjadi wujud pengabdian perusahaan kepada masyarakat sekaligus implementasi dari nilai-nilai sosial program Pegadaian Peduli.

Eka menyebut kegiatan Senyuman Manis akan dilaksanakan di 12 kota dengan jumlah 1.188 peserta khitan di seluruh Indonesia selama Agustus hingga September 2022. Selain mendapatkan fasilitas khitan gratis, peserta juga akan mendapatkan aneka bingkisan bermanfaat.

Senyuman Manis merupakan rangkaian dari Program 'Mengetuk Pintu Langit' yang telah berjalan sejak Juni 2022. Program ini dimulai dari pembagian makanan gratis, kunjungan kepada nasabah maupun pegawai outsourcing yang sakit, dan khitan massal.

Melalui program TJSL Pegadaian Peduli, Eka menyampaikan Pegadaian terus berupaya untuk memberi, berbagi dan mengulurkan tangan guna mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam segala aspek. Adapun hal ini sebagai bentuk bakti perusahaan bagi masyarakat Indonesia.

Editor: Tim Malangnet Jakarta 

Komentar